Minggu, 09 Oktober 2011
Di balik ceria
Angin itu berhembus perlahan menelisik helai rambut...
SAat mata saling memandang dengan langit
beribu pertanyaan mulai nampak berhamburan
di layar mataku
Aku diam
Tak mampu berkata
kala aku tersesat dengan waktu
kala aku bingung dengan arti sebuah cahaya di malam hari
saat hujan kembali ada
saat siang kembali kelabu
saat itu tanya terus menjadi gambaran hati
SAat mata saling memandang dengan langit
beribu pertanyaan mulai nampak berhamburan
di layar mataku
Aku diam
Tak mampu berkata
kala aku tersesat dengan waktu
kala aku bingung dengan arti sebuah cahaya di malam hari
saat hujan kembali ada
saat siang kembali kelabu
saat itu tanya terus menjadi gambaran hati
7 oktober 2011 catatan hidup kelam
Mendung langit nampak terhampar
Selayang pandang meresapi keadaan
termenung menatap kisah bayangan dilema
Seketika mata terhenti menatap
Di balik jendela kulihat hujan
Menatapnya batinku meringis
meronta
Hujan ibarat batinku
Hujan itu gambaran hatiku
Hujan itu
Adalah
Isi hatiku
Selayang pandang meresapi keadaan
termenung menatap kisah bayangan dilema
Seketika mata terhenti menatap
Di balik jendela kulihat hujan
Menatapnya batinku meringis
meronta
Hujan ibarat batinku
Hujan itu gambaran hatiku
Hujan itu
Adalah
Isi hatiku
Sebuah Kebutuhan
Air itu tenang
Air adalah inti kehidupan
Namun...
Airpun tak selalu di pandang indah
Air
Banyak manusia menyalahgunakan air
Air
Banyak orang mengacuhkannya
Mungkinkah air hanya jadi pelengkap hidup dan
bukan lagi menjadi inti kehidupan
Selasa, 04 Oktober 2011
Secerah Bayangan Pagi
Ketika mereka bertanya
Tentang apa yang mendasari sebuah kebahagiaan untukku
Aku hanya tersenyum menatapnya
Aku yang terlalu berlebih
Aku yang terlalu mengharap
Bersama
Dengannya
Hingga segala kehidupan ku berakhir
Nafas ku
Tak mampu mencerahkan cerianya di pagi ini
Terkadang ketika bimbang menerkam jemari hati
Aku merasa guna diri hilang menjauhi
Aku selalu mengharapkan
Dirinya kembali dalam cerah pagi
Meski itu hanya bayangan
Dan bukan karena ku
Tapi kuharapkan dia selalu ada dalam cerahnya Pagi
Tu me manques
Mon Cher
Inilah kisah dalam dilema
Semua menganggap ini biasa
Semua menganggap ini tak istimewa
Tapi bagiku inilah yang paling teristimewa
Perlahan ku jauhi
Namun inilah yang kusukai
Aku tak bisa membohongi hati
Inilah suara parau dalam hati
Mendengar seru suaranya
Rasanya batinku tersayat
Melihat Keindahannya
Batinku tak kuasa ingin menangis
Aku gila dengan dilema hidupku
Aku gila karena segala yang kusukai
Aku menjauhi ,
Namun Batin tersakiti
Melebihi dari apapun rasa cinta yang ada
Aku harapkan mimpiku
harapku
di dunia yang akan datang
mengabulkan segala yang sulit menjadi mudah
segala yang jauh menjadi dekat
segala khayal menjadi nyata
Aku gila karena mu ........ lantunan indahh
langit perlahan bersua
Dimanakah suara itu menderu
Lantunannya semakin bersua
Ingin rasanya merangkul kisahnya
Yang terlantun seperti sandiwara
Perlahan langkah terlampaui
perlahan nadi mengaliri
Detak nafas yang tertanam
Tak terluapkan
Aku rindukan aroma daun berguguran
Bertebaran diatas kepalaku
aku termenung menatapnya
menatap daun berguguran
Aku rangkul angin di sore hari
Sang merpati duduk tertawa
Menatap manusia yang termenung
Di balik jendela penantian
Langganan:
Komentar (Atom)





